Bawaslu Bontang Fokus Titik Rawan TPS
Komisioner Bawaslu,
Agus Susanto
BONTANG,Badan
Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang sedang fokus pada titik rawan Tempat
Pemungutan Suara (TPS). Rencananya, pihaknya akan melakukan pengawasan extra di
titik tersebut.
Komisioner Bawaslu,
Agus Susanto mengatakan, pihaknya akan menurunkan pemetaan pada TPS yang masuk
dalam kategori rawan.
"Sekarang memang
kami belum, karena belum menyampaikan ke PTPS kita," katanya dalam kantor
Bawaslu,baru baru-baru ini.
Ia meyakini, titik
atau kategori TPS rawan TPS yang memiliki history terjadinya jumlah pelanggaran yang tinggi.
Meski demikian, TPS
yang menjadi wilayah domisili kedua pasangan calon, tim kampanye, dan tim
relawan. Termasuk dalam kategori TPS yang rawan.
"Itu menjadi
sentralnya domisilinya pasangan calon itu kita anggap sebagai TPS yang rawan,
tepatnya di mana kita tidak bisa sampaikan," imbuhnya.
Kemudian TPS yang
DPTnya tidak akurat, serta TPS yang pemilihnya tidak berada di rumah pada saat
hari pemungutan suara.
"Warga pemilih
di TPS itu tidak ada, kita anggap posisinya yang rawan," tambahnya lagi.
Selanjutnya, TPS yang
lokasinya sulit dijangkau dan TPS yang lokasi dilanda bencana alam, atau
gangguan keamanan.
Agus menambahkan,
akan ada penambahan pengawas apabila ada laporan titik rawan di TPS. "Kita
(Bawaslu) akan berkoordinasi dengan kepolisian," ujarnya.
Namun, pihaknya belum
bisa memetakan daerah yang masuk dalam kategori rawan. "Kita lihat laporan
dari PTPS kita, karena PTPS kita baru saja dilantik," tandasnya.(wan/poskotakaltimnews.com)